Sabtu, 16 Juli 2016



Ilmu Alamiah Dasar
“Isu Lingkungan”
Dosen Pengampu : Dra. Purwandari., M.M



Disusun oleh :
Kelompok 8 Kelas 4A
1.     Andarika Mega Kurniasari       13.241.004
2.     Filian Mufcha Ihwana               13.241.027
3.     Resta Puji Astuti                         13.241.029



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI
FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
IKIP PGRI MADIUN
2015


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Ilmu Kealaman Dasar ini dengan baik.
Makalah ini berjudul tentang “Isu Lingkungan”. Kami menyusun makalah ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan para pembaca. Selain itu, makalah ini ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Kealaman Dasar.
             Dalam pembuatan makalah ini, tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada :
1)       Ibu Dra. Purwandari, M.M selaku dosen ilmu Kealaman Dasar kami, yang telah membimbing kami dalam menentukan dan menyelesaikan makalah ini.
2)      Orang tua kami yang telah memberikan dukungan moral, motivasi, dan dukungan sarana pra-sarana agar dapat terselesainya laporan makalah ini dengan baik.
3)      Teman-teman kelompok yang telah ikut serta berpartisipasi membantu dalam penyelesaian makalah ini.

Kami menyadari dalam pembuatan makalah ini masih terdapat kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami selaku penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun, demi kebaikan kesempurnaan makalah ini.
Sekian dari kami dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Madiun, 13 Maret 2015


        Penulis


DAFTAR ISI



Halaman
HALAMAN SAMPUL ....................................................................
i
KATA PENGANTAR ......................................................................
ii
DAFTAR ISI .....................................................................................
iii




BAB I PENDAHULUAN


A.
Latar Belakang ................................................................
1

B.
Rumusan Masalah ..........................................................
1

C.
Tujuan Penulisan ............................................................
2




BAB II KAJIAN TEORI


A.
Pengertian Geostrategi ....................................................
4

B.
Pengertian Globalisasi ....................................................
5








BAB III PENUTUP


A.
Simpulan .........................................................................
16

B.
Saran ...............................................................................
16




DAFTAR PUSTAKA ........................................................................
18



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Dewasa ini lingkungan menjadi masalah yng perlu dan harus mendapat perhatian yang seksama, karena saat ini lingkungna sudah mulai terancam oleh berbagaai dampak yang ditimbulkan karena berbagai aktivitas manusia. Hidup merupakan sebuah proses yang harus dilalui oleh setiap orang. Dalam hidup terdapat proses berinteraksi terhadap sesamanya, yaitu manusia dengan manusia, dengan manusia dengan lingkunga sekitar, dan lain sebagainya. Hal itu, tergolong dalam unsur-unsur kehidupan di bumi.
Lingkungan merupakan sebuah tempat dimana terdapat interaksi makhluk hidup tinggal. Di dalam lingkungan hidup terdapat segala bentuk dan bagian yang tidak terpisahkan, seperti udara, air, tanah, dan udara. Semua itu saling mengisi satu sama lain atau dapat dikatakan saling melengkapi dalam pemenuhan makhluk hidup. Contoh, air yang sangat dibutuhkan makhluk hidup untuk minum, membersihkan diri, melindungi diri dari teriknya sinar matahari, dan lain sebagainya. Tanah, digunakan untuk menanam, menyimpan air, dan lain sebagainya. Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan komponen abiotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, iklim, kelembaban, cahaya, bumi, dan sebagainya. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme.
Permasalahan lingkungan dapat dikategorikan dalam masalah lingkungna lokal, nasional, regional, dan global. Pengkategorian tersebut berdasarkan pada dampak dari permasalahan lingkungan, apakah dampaknya hanya lokal, nasional, atau global. Bila kita melihat bumi secra utuh maka bumi merupakan suatu sistem yang utuh dan tidak bisa dipisah-pisahkan. Hal tersebut sesuai dengan teori Gaia bahwa merupakan kumpulan sistem-sistem hidup menjadi satu kesatuan. Dalam sistem tersebut ada sub sistem, akan tetapi apabila ada perubahan sekecil apapun dalam subsistem bumi maka akan memberikan dampak bagi bumi sebagai system (Teori Chaos).

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan isu lingkungan ?
2.      Apa yang dimaksud dengan isu lingkungan nasional ? Dan apa saja dampak yang ditimbulkan !
3.      Apa yang dimaksud dengan isu lingkungan nasional ? Dan apa saja dampak yang ditimbulkan !

C.     Tujuan Penulisan
1.      Mahasiswa dapat memahami apa yang dimaksud dengan isu lingkungan.
2.      Mahasiswa dapat memahami apa yang dimaksud dengan isu lingkungan nasional beserta dampaknya.
3.      Mahasiswa dapat memahami apa yang dimaksud dengan isu lingkungan global beserta dampaknya.


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Isu Lingkungan
Isu lingkungan adalah kejadian-kejadian kerusakan lingkungan yang menjadi perhatian seluruh masyarakat nasional  maupun internasional. Isu lingkungan global mulai muncul dalam berberapa dekade belakangan ini. Kesadaran manusia akan lingkungannya yang telah rusak membuat isu lingkungan ini mencuat.

B.     Isu Lingkungan Nasional dan Dampaknya

C.    Isu Lingkungan Global dan Dampaknya
Sebelumnya orang menduga masalah lingkungan global lebih banyak dipengaruhi faktor alam, seperti iklim, yang mencakup temperatur, curah hujan, kelembaban, tekanan udara dll. Belakangan orang mulai menyadari bahwa aktifitas manusia pun mempengaruhi iklim dan lingkungan secara signifikan.
Isu lingkungan global merupakan permasalahan lingkungan dan dampak yang ditimbulkan dari permasalahan lingkungan tersebut mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi dunia serta menyeluruh. Kesadaran manusia akan lingkungannya yang telah rusak membuat isu lingkungan global ini mencuat. Salah satu isu pembahasan terpenting dalam lingkungan global ini adalah mengenai pemanasan global.

Contoh, Penyebab dan Dampak Lingkungan Global :

1.    Pemanasan Global

Pemanasan Global / Global Warming pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperature global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca yang disebabkan oleh meningkatnya emesi gas karbondioksida, metana, dinitrooksida, dan CFC sehingga energy matahari tertangkap dalam atmosfer bumi. Dampak bagi lingkungan biogeofisik : pelelehan es di kutub, kenaikan mutu air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna, migrasi fauna dan hama penyakit. Dampak bagi aktiitas sosial ekonomi masyarakat: gangguan pada pesisir dan kota pantai, gangguang terhadap prasarana fungsi jalan, pelabuhan dan bandara. Gangguan terhadap pemukiman penduduk, ganggungan produktifitas pertanian. Peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit
2.    Penipisan Lapisan Ozon
Dalam lapisan statosfer pengaruh radiasi ultraviolet, CFC terurai dan membebaskan atom klor. Klor akan mempercepat penguraia ozon menjadi gas oksigen yang mengakibatkan efek rumah kaca. Beberapa atom lain yang mengandung brom seperti metal bromide dan halon juga ikut memeperbesar penguraian ozon. Dampak bagi makhluk hidup: lebih banyak kasus kanker kulit melanoma yang bisa menyebabkan kematian, meningkatkan kasus katarak pada mata dan kanker mata, menghambat daya kebal pada manusia (imun), penurunan produksi tanaman jagung, kenaikan suhu udara dan kematian pada hewan liar, dll.
3.    Hujan Asam
Proses revolusi industri mengakibatkan timbulnya zat pencemaran udara. Pencemaran udara tersebut bisa bereaksi air hujan dan turun menjadi senyawa asam. Dampaknya : proses korosi menjadi lebih cepat, iritasi pada kulit, sistem pernafasan, menyebabkan pengasaman pada tanah.
4.    Pertumbuhan populasi
Pertambahan penduduk duia yang mengikuti pertumbuhan secara ekponsial merupakan permasalahan lingkungan. Dampaknya: terjadinya pertumbuhan penduduk akan menyebabkan meningkatnya kebutuhan sumber daya alam dan ruang.
5.    Desertifikasi
Merupakan penggurunan, menurunkan kempampuan daratan. Pada proses desertifikasi terjadi proses pengurangan produktifitas yang secara bertahap dan penipisan lahan bagian atas karena aktivitas manusia dan iklim yang bervariasi seperti kekeringan dan banjir. Dampak : awalnya berdampak local namun sekarang isu lingkungan sudah berdampak global dan menyebabkan semakin meningkatnya lahan kritis di muka bumi sehingga penangkap CO2 menjadi semakin berkurang.
6.    Penurunan keaneragaman hayati
Penurunan keaneragaman hayati adalah keaneragaman jenis spesies makhluk hidup. Tidak hanya mewakili jumlah atau sepsis di suatu wilayah, meliputi keunikan spesies, gen serta ekosistem yang merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Dampaknya: karena keaneragaman hayati ini memeliki potensi yang besar bagi manusia baik dalam kesehatan, pangan maupun ekonomi
7.    Pencemaran limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
B3 adalah bahan yang diindentifikasi memiliki bahan kimia satu atau lebih dari karasteristik mudah meledak, mudah terbakar, bersifai reaktif, beracun, penyabab infeksi, bersifat korosif. Dampak : dulunya hanya bersifat lokal namun sekarang antar negara pun melakukan proses pertukaran dan limbanya di buang di laut lepas. Dan jika itu semua terjadi maka limbah bahan berbahaya dan beracun dapat bersifat akut sampai kematian makhluk hidup.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar