Ilmu Alamiah Dasar
“Isu Lingkungan”
Dosen Pengampu : Dra. Purwandari.,
M.M

Disusun oleh :
Kelompok 8 Kelas 4A
1.
Andarika Mega Kurniasari 13.241.004
2.
Filian Mufcha Ihwana 13.241.027
3.
Resta Puji Astuti 13.241.029
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI
FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU
PENGETAHUAN SOSIAL
IKIP PGRI MADIUN
2015
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat
dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Ilmu Kealaman Dasar ini dengan baik.
Makalah
ini berjudul tentang “Isu Lingkungan”.
Kami menyusun makalah ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan para
pembaca.
Selain itu, makalah ini ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu
Kealaman Dasar.
Dalam pembuatan makalah ini, tidak lupa kami
mengucapkan terima kasih kepada :
1)
Ibu Dra. Purwandari, M.M
selaku dosen ilmu Kealaman Dasar kami, yang telah membimbing kami dalam
menentukan dan menyelesaikan makalah ini.
2)
Orang tua kami yang telah memberikan
dukungan moral, motivasi, dan dukungan sarana pra-sarana agar dapat
terselesainya laporan makalah ini dengan baik.
3)
Teman-teman kelompok yang telah ikut
serta berpartisipasi membantu dalam penyelesaian makalah ini.
Kami menyadari dalam
pembuatan makalah ini masih terdapat kekurangan dan jauh dari kesempurnaan.
Oleh karena itu, kami selaku penulis mengharapkan kritik dan saran yang
bersifat membangun, demi kebaikan kesempurnaan makalah ini.
Sekian dari kami dan
semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
Madiun, 13 Maret 2015
Penulis
DAFTAR ISI
|
|
|
|
Halaman
|
|
HALAMAN SAMPUL
....................................................................
|
i
|
||
|
KATA PENGANTAR ......................................................................
|
ii
|
||
|
DAFTAR ISI
.....................................................................................
|
iii
|
||
|
|
|
|
|
|
BAB I PENDAHULUAN
|
|
||
|
|
A.
|
Latar
Belakang ................................................................
|
1
|
|
|
B.
|
Rumusan
Masalah ..........................................................
|
1
|
|
|
C.
|
Tujuan
Penulisan ............................................................
|
2
|
|
|
|
|
|
|
BAB II KAJIAN TEORI
|
|
||
|
|
A.
|
Pengertian
Geostrategi ....................................................
|
4
|
|
|
B.
|
Pengertian
Globalisasi ....................................................
|
5
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
BAB III PENUTUP
|
|
||
|
|
A.
|
Simpulan
.........................................................................
|
16
|
|
|
B.
|
Saran
...............................................................................
|
16
|
|
|
|
|
|
|
DAFTAR PUSTAKA
........................................................................
|
18
|
||
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dewasa ini
lingkungan menjadi masalah yng perlu dan harus mendapat perhatian yang seksama,
karena saat ini lingkungna sudah mulai terancam oleh berbagaai dampak yang
ditimbulkan karena berbagai aktivitas manusia. Hidup merupakan sebuah proses
yang harus dilalui oleh setiap orang. Dalam hidup terdapat proses berinteraksi
terhadap sesamanya, yaitu manusia dengan manusia, dengan manusia dengan
lingkunga sekitar, dan lain sebagainya. Hal itu, tergolong dalam unsur-unsur
kehidupan di bumi.
Lingkungan
merupakan sebuah tempat dimana terdapat interaksi makhluk hidup tinggal. Di
dalam lingkungan hidup terdapat segala bentuk dan bagian yang tidak
terpisahkan, seperti udara, air, tanah, dan udara. Semua itu saling mengisi
satu sama lain atau dapat dikatakan saling melengkapi dalam pemenuhan makhluk
hidup. Contoh, air yang sangat dibutuhkan makhluk hidup untuk minum,
membersihkan diri, melindungi diri dari teriknya sinar matahari, dan lain
sebagainya. Tanah, digunakan untuk menanam, menyimpan air, dan lain sebagainya.
Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan komponen abiotik. Komponen abiotik
adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, iklim, kelembaban,
cahaya, bumi, dan sebagainya. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu
yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme.
Permasalahan
lingkungan dapat dikategorikan dalam masalah lingkungna lokal, nasional,
regional, dan global. Pengkategorian tersebut berdasarkan pada dampak dari
permasalahan lingkungan, apakah dampaknya hanya lokal, nasional, atau global.
Bila kita melihat bumi secra utuh maka bumi merupakan suatu sistem yang utuh
dan tidak bisa dipisah-pisahkan. Hal tersebut sesuai dengan teori Gaia bahwa
merupakan kumpulan sistem-sistem hidup menjadi satu kesatuan. Dalam sistem tersebut
ada sub sistem, akan tetapi apabila ada perubahan sekecil apapun dalam
subsistem bumi maka akan memberikan dampak bagi bumi sebagai system (Teori
Chaos).
B.
Rumusan Masalah
1. Apa
yang dimaksud dengan isu lingkungan ?
2. Apa
yang dimaksud dengan isu lingkungan nasional ? Dan apa saja dampak yang
ditimbulkan !
3. Apa
yang dimaksud dengan isu lingkungan nasional ? Dan apa saja dampak yang
ditimbulkan !
C.
Tujuan Penulisan
1. Mahasiswa
dapat memahami apa yang dimaksud dengan isu lingkungan.
2. Mahasiswa
dapat memahami apa yang dimaksud dengan isu lingkungan nasional beserta
dampaknya.
3. Mahasiswa
dapat memahami apa yang dimaksud dengan isu lingkungan global beserta
dampaknya.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Isu Lingkungan
Isu
lingkungan adalah kejadian-kejadian kerusakan lingkungan yang menjadi perhatian
seluruh masyarakat nasional maupun
internasional. Isu lingkungan global mulai muncul dalam berberapa dekade
belakangan ini. Kesadaran manusia akan lingkungannya yang telah rusak membuat
isu lingkungan ini mencuat.
B.
Isu
Lingkungan Nasional dan Dampaknya
C.
Isu
Lingkungan Global dan Dampaknya
Sebelumnya orang menduga masalah
lingkungan global lebih banyak dipengaruhi faktor alam, seperti iklim, yang
mencakup temperatur, curah hujan, kelembaban, tekanan udara dll. Belakangan
orang mulai menyadari bahwa aktifitas manusia pun mempengaruhi iklim dan
lingkungan secara signifikan.
Isu lingkungan global
merupakan permasalahan lingkungan dan dampak yang ditimbulkan dari permasalahan
lingkungan tersebut mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi dunia serta
menyeluruh. Kesadaran manusia akan lingkungannya yang telah rusak membuat isu
lingkungan global ini mencuat. Salah satu isu pembahasan terpenting dalam
lingkungan global ini adalah mengenai pemanasan global.
Contoh,
Penyebab dan Dampak Lingkungan Global :
1.
Pemanasan Global
Pemanasan
Global / Global Warming pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan
temperature global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca yang
disebabkan oleh meningkatnya emesi gas karbondioksida, metana, dinitrooksida,
dan CFC sehingga energy matahari tertangkap dalam atmosfer bumi. Dampak bagi
lingkungan biogeofisik : pelelehan es di kutub, kenaikan mutu air laut,
perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya
flora dan fauna, migrasi fauna dan hama penyakit. Dampak bagi aktiitas sosial
ekonomi masyarakat: gangguan pada pesisir dan kota pantai, gangguang terhadap
prasarana fungsi jalan, pelabuhan dan bandara. Gangguan terhadap pemukiman
penduduk, ganggungan produktifitas pertanian. Peningkatan resiko kanker dan
wabah penyakit
2. Penipisan
Lapisan Ozon
Dalam lapisan statosfer pengaruh
radiasi ultraviolet, CFC terurai dan membebaskan atom klor. Klor akan
mempercepat penguraia ozon menjadi gas oksigen yang mengakibatkan efek rumah
kaca. Beberapa atom lain yang mengandung brom seperti metal bromide dan halon
juga ikut memeperbesar penguraian ozon. Dampak bagi makhluk hidup: lebih banyak
kasus kanker kulit melanoma yang bisa menyebabkan kematian, meningkatkan kasus
katarak pada mata dan kanker mata, menghambat daya kebal pada manusia (imun),
penurunan produksi tanaman jagung, kenaikan suhu udara dan kematian pada hewan
liar, dll.
3. Hujan Asam
Proses revolusi industri
mengakibatkan timbulnya zat pencemaran udara. Pencemaran udara tersebut bisa
bereaksi air hujan dan turun menjadi senyawa asam. Dampaknya : proses korosi
menjadi lebih cepat, iritasi pada kulit, sistem pernafasan, menyebabkan
pengasaman pada tanah.
4. Pertumbuhan
populasi
Pertambahan penduduk duia yang
mengikuti pertumbuhan secara ekponsial merupakan permasalahan lingkungan.
Dampaknya: terjadinya pertumbuhan penduduk akan menyebabkan meningkatnya
kebutuhan sumber daya alam dan ruang.
5. Desertifikasi
Merupakan penggurunan, menurunkan
kempampuan daratan. Pada proses desertifikasi terjadi proses pengurangan
produktifitas yang secara bertahap dan penipisan lahan bagian atas karena
aktivitas manusia dan iklim yang bervariasi seperti kekeringan dan banjir.
Dampak : awalnya berdampak local namun sekarang isu lingkungan sudah berdampak
global dan menyebabkan semakin meningkatnya lahan kritis di muka bumi sehingga
penangkap CO2 menjadi semakin berkurang.
6. Penurunan
keaneragaman hayati
Penurunan keaneragaman hayati adalah
keaneragaman jenis spesies makhluk hidup. Tidak hanya mewakili jumlah atau
sepsis di suatu wilayah, meliputi keunikan spesies, gen serta ekosistem yang
merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Dampaknya: karena
keaneragaman hayati ini memeliki potensi yang besar bagi manusia baik dalam kesehatan,
pangan maupun ekonomi
7. Pencemaran
limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
B3 adalah bahan yang diindentifikasi
memiliki bahan kimia satu atau lebih dari karasteristik mudah meledak, mudah
terbakar, bersifai reaktif, beracun, penyabab infeksi, bersifat korosif. Dampak
: dulunya hanya bersifat lokal namun sekarang antar negara pun melakukan proses
pertukaran dan limbanya di buang di laut lepas. Dan jika itu semua terjadi maka
limbah bahan berbahaya dan beracun dapat bersifat akut sampai kematian makhluk
hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar